Jul 15, 2020 Cara Membuat Bisnis

6 Cara Menghargai Orang Lain Dalam Berkomunikasi

“Perbedaan aqidah tidak menghalangi kaum muslimin saling berbuat baik, tolong, menolong, dan hormat menghormati,” ujarnya. Tidak melarang ataupun mengganggu umat agama lain untuk beribadah sesuai agama/kepercayaannya. Jika anak sedang berusaha memberi tahu sesuatu, berhentilah sejenak dan dengarkan apa yang ia katakan, meski kita tidak mengerti semua perkataannya. Ia perlu menyadari bahwa pemikiran dan perasaannya dihargai.

Bantu ia merasa nyaman dengan emosi yang ia rasakan dengan membicarakannya. Anies juga mengunggah sembilan foto saat menghadiri pernikahan anak buahnya tersebut. Bagaimana seorang saudara, maka tidak boleh untuk saling menjatuhkan karena dia mereka berbeda.

Hal tersebut akan membuat anak lebih bersemangat dalam bergaul. Saat sudah memahami perilaku anak, orang tua akan mulai bisa menghargai preferensi anak. Semua orang yang hadir di ruang sidang harus selalu menunjukkan rasa hormat kepada institusi pengadilan. Jika ada satu pihak yang tidak menunjukkan rasa hormat kepada institusi pengadilan, maka Ketua Pengadilan dapat memerintahkan individu tersebut untuk dikeluarkan dari ruang sidang dan bahkan dituntut secara pidana. Panitera dan Jurusita wajib membantu majelis hakim, baik dalam mendampingi sidang, melaksanakan pemanggilan dan pemberitahuan maupun memberi bantuan sarana dan prasana persidangan.

Menghargai orang

Oleh karena itu, cobalah menghormati anggota keluarga lainnya, sama seperti Anda ingin dihormati oleh mereka. Menumbuhkan sikap menghargai hasil karya orang lain merupakan sikap yang terpuji karena hasil karya tersebut merupakan pencerminan pribadi penciptanya sebagai manusia yang ingin dihargai. Kecenderungan manusia secara alamiah adalah keinginan untuk mendapat tanggapan atau penghargaan atas apa yang dilakukannya. Kebutuhan untuk menuangkan ekspresi diri secara positif telah mendorong setiap orang untuk terus menghasilkan karya terbaik demi kebaikan dirinya dan orang lain. Hal ini dapat dilakukan dengan menghargai hak anak, tidak menggunakan kata kasar kepada anak, dan tentunya memberikan contoh perilaku penghargaan terhadap orang lain. Sebagai contoh, orang tua dapat mendengarkan pendapat dan keinginan anak dan menghindari memotong pembicaraan anak.

Ketika kalah dalam pertandingan olahraga, wajar jika anak merasa kecewa dan sedih. Meski begitu, ia harus bisa menerima dan menghormati hasil tersebut. Ingatkan sebelum bertanding, bahwa ketika menang ia boleh saja merayakannya. Namun, jika kalah, ia harus menghormati keputusan tersebut dan mengakui kemampuan lawannya. Hal ini penting untuk dimengerti guna membangun karakter anak.