Jul 02, 2020 Cara Membuat Bisnis

Pernyataan Presiden Ri Terkait Penanganan Covid

Sektor pendidikan merupakan sektor yang mengalami dampak yang cukup signifikan karena kebijakan pembatasan sosial membuat fasilitas pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi terpaksa ditutup. Disisi lain Pemerintah justru masih tetap melanjutkan pembahasan omnibus legislation RUU Cipta Kerja, sebuah Undang-undang sapu jagat yang juga akan mempengaruhi berbagai sektor termasuk pendidikan. Krisis lainnya muncul karena proses pembentukan RUU ini tidak dapat dilaksanakan secara demokratis dengan melibatkan banyak pihak sebagai dampak dari diterapkannya kebijakan pembatasan sosial. Untuk melihat lebih jauh bagaimana kondisi realitas di lapangan, Indonesia for Global Justice menggelar rangkaian diskusi Suara dari Pelosok Negeri. Serial diskusi ini diharapkan bisa memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai kondisi pandemi dari narasumber-narasumber dari berbagai daerah yang membahas beberapa sektor, salah satunya adalah pendidikan.

Cara yang paling efektif untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan COVID-19 adalah mencuci tangan secara teratur, tutup mulut saat batuk dengan lipatan siku atau tisu, dan jaga jarak minimal satu meter dari orang yang bersin atau batuk. Karena gejala-gejalanya mirip flu biasa, maka perlu dilakukan tes untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi virus corona. Tes tersedia di rumah sakit-rumah sakit rujukan bagi orang yang mengalami gejala-gejala atas dasar perintah dokter. Bu dkk dalam Chen dkk mengatakan bahwa kondisi lingkungan dengan temperatur 13-19O C dan kelembaban udara 50%-80% adalah kondisi yang sesuai untuk penyebaran virus corona. Pemerintah telah mempelajari berbagai opsi penanganan Covid-19 dengan memperhitungkan kondisi ekonomi, kondisi sosial, kondisi politik di negara kita Indonesia, dan juga pengalaman-pengalaman dari negara lain.

Jumlah kasus kesembuhan saat ini lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah kasus positif harian. Dalam 24 jam terakhir, kasus sembuh tercatat bertambah 7,167, sehingga complete akumulasi saat ini sebayak 1,817,303. Menurut information dari situs resmi Satgas, dalam 24 jam terakhir, ada 15,308 kasus positif COVID-19 menurut hasil pemeriksaan PCR. Saat ini, jumlah kasus aktif di Indonesia tercatat sebanyak 160,524 atau dalam persentase sebesar 7,9 persen.

KOndisi Covif di Indonesia

Kondisi ini juga memicu penurunan perdagangan bahkan perdagangan internasional. Di Indonesia sendiri berbagai sektor harus terkendala dalam proses operasi, seperti pabrik-pabrik yang harus menghentikan proses operasi karena kondisi tidak memungkinkan. Antibiotik tidak dapat melawan virus, melainkan hanya melawan infeksi bakteri. Antibiotik tidak boleh digunakan untuk mencegah atau mengobati COVID-19.

Walaupun angka kematian penyakit ini masih rendah (sekitar 3%), namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya , mereka biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah. Melihat perkembangan hingga saat ini, lebih dari 50% kasus konfirmasi telah dinyatakan membaik, dan angka kesembuhan akan terus meningkat. Pemakaian masker saat ini diwajibkan untuk semua orang, baik orang sehat maupun sakit. Bagi orang yang memiliki gejala infeksi pernapasan , dicurigai infeksi COVID-19 dengan gejala ringan, merawat orang yang bergejala seperti demam dan batuk, dan para petugas kesehatan menggunakan masker bedah. Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien dan apakah pasien baru saja bepergian atau tinggal di daerah yang memiliki kasus infeksi virus Corona sebelum gejala muncul. Dokter juga akan menanyakan apakah pasien ada kontak dengan orang yang menderita atau diduga menderita COVID-19.

Sementara itu, untuk kasus B1617 saat ini ada dari WNI yang sudah sembuh dan dari WNA India yang saat ini masih menjalani isolasi di rumah sakit. Artinya yang bersangkutan bergejala berat sampai harus dirawat di ruang perawatan intensif dan meninggal pada sixteen Februari 2021. Penyakit Coronavirus 2019 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis Coronavirus.

Namun, beberapa uji klinis sedang berlangsung atas obat-obatan barat maupun tradisional. WHO sedang mengoordinasikan upaya-upaya pengembangan vaksin dan obat untuk mencegah dan mengobati COVID-19 dan akan terus memberikan informasi terbaru seiring tersedianya temuan klinis. • Jika Anda demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segeralah cari pertolongan medis dan tetap memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu. Isolasi berarti memisahkan orang yang sakit dengan gejala COVID-19 dan mungkin menular guna mencegah penularan. • Tetap jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain, termasuk anggota keluarga. Beberapa laporan menunjukkan bahwa orang tanpa gejala dapat menularkan virus ini namun belum diketahui seberapa sering penularan dengan cara tersebut terjadi.